Siapa yang tidak jijik ketika mendengar kata “bakteri”? Makhluk-makhluk super-kecil itu biasanya selalu kita hindari karena bisa menimbulkan penyakit. Namun rupanya tidak semua bakteri itu jahat dan merugikan kita. Ada pula bakteri baik yang bermanfaat bagi tubuh kita, yaitu bakteri yang dikenal dengan istilah probiotik.

Pada dasarnya, bakteri-bakteri baik dan bakteri-bakteri jahat ini hidup di dalam tubuh kita dan membentuk sebuah keseimbangan. Sayangnya, keberadaan mereka sering kali tidak seimbang karena berbagai sebab, misalnya akibat antiobiotik yang kita minum saat sakit. Oleh karena itulah, kita perlu mengonsumsi bakteri probiotik untuk menjaga kesimbangan bakteri dalam tubuh dan menjaga kesehatan.

Apa saja manfaat kesehatan yang bisa kita dapatkan dengan mengonsumsi probiotik? Yuk, kita cek satu per satu.

1. Meningkatkan daya tahan tubuh

Probiotik ternyata dapat meningkatkan daya tahan tubuh kita. Dengan memperkenalkan “bakteri baik” kepada tubuh, tubuh kita dapat melatih daya tahannya. Nah, bila suatu kita terserang penyakit, tubuh kita bisa melawannya karena sudah terlatih. Dengan daya tahan tubuh yang kuat, kita jadi tidak mudah lelah dan terhindar dari penyakit musiman seperti flu dan batuk.

2. Mengatasi masalah pencernaan

Para peneliti percaya bahwa masalah pencernaan terjadi karena terganggunya keseimbangan “bakteri baik” di dalam tubuh manusia. Dengan mengonsumsi makanan atau minuman yang mengandung probiotik, ketidakseimbangan itu bisa diatasi. Berbagai masalah pencernaan yang bisa diatasi misalnya diare, konstipasi, dan iritasi usus. Selain itu, probiotik mampu membersihkan usus dari endapan kotoran sehingga pencernaan kita menjadi lebih lancar.

3. Melangsingkan tubuh

Bagi kamu yang selama ini kesulitan mengurangi berat badan, mungkin kamu bisa mencoba mengonsumsi probiotik secara teratur. Mengapa? Sebab peneliti dari Laval University di Quebec pernah membuktikan bahwa perempuan yang mengonsumsi pil probiotik selama 12 minggu berhasil mengurangi berat badan sebanyak 4,4 kg, sementara perempuan yang tidak mengonsumsi probiotik hanya dapat mengurangi berat badan sebanyak 2,6 kg. Uniknya, efek ini terlihat lebih dominan pada kaum perempuan dibandingkan pada kaum lelaki.

4. Menjaga Kesehatan Daerah Kewanitaan

Satu lagi manfaat probiotik yang sangat berguna bagi para perempuan. Selain melangsingkan tubuh, probiotik juga mampu meningkatkan kesehatan daerah kewanitaan. Dengan mencegah munculnya infeksi jamur, kandidiasis, dan vaginitis, probiotik membuat daerah kewanitaan lebih sehat dan terjaga.

5. Membantu menjaga kesehatan mulut dan gigi

Bakteri probiotik tidak hanya bermanfaat bagi proses pencernaan dan sistem imun, tapi juga berpotensi menjaga kesehatan mulut. Beberapa penelitian mengatakan bahwa probiotik dapat berguna dalam mencegah dan mengobati infeksi mulut, termasuk pengeroposan gigi, penyakit gusi, dan halitosis.

Yoghurt, Sumber Probiotik yang Nikmat

Setelah mengetahui manfaat probiotik bagi kesehatan, tentu kamu juga ingin tahu bagaimana cara mengonsumsi probiotik yang menyenangkan. Kamu tidak perlu meminum pil atau meminta resep dokter untuk mengonsumsi probiotik, sebab bakteri ini juga terdapat di dalam makanan dan minuman yang telah difermentasi, misalnya yoghurt.

Sekarang ini yoghurt sudah bukan makanan yang asing lagi, bahkan kamu mungkin sudah menjadi penggemar yoghurt sejak lama. Yoghurt dapat ditemukan di berbagai toko dan supermarket dengan mudah, baik dalam bentuk beku maupun cair dengan berbagai rasa yang nikmat. Orang-orang pun menyukai yoghurt karena rasanya yang lezat dan menyegarkan, apalagi bila dikonsumsi dalam keadaan dingin sebagai makanan pencuci mulut. Tentu saja, manfaat kesehatan yang diberikan yoghurt adalah nilai tambah yang sangat berharga.

Selain memiliki beragam rasa, yoghurt yang dijual di pasaran juga memiliki beragam tingkat kandungan lemak, lho. Setidaknya ada tiga jenis yoghurt berdasarkan kandungan lemaknya, yaitu yoghurt reguler, low-fat, dan non-fat. Yoghurt reguler biasanya memiliki sekitar 3,25% lemak susu, yoghurt low-fat (dibuat dari susu rendah lemak atau susu part-skim) mengandung 2 hingga 0,5% lemak, dan yoghurt non-fat memiliki kandungan lemak di bawah 0,5%. Kalau kamu ingin mengurangi konsumsi lemak atau ingin menjaga berat badan, sebaiknya kamu memilih yoghurt jenis low-fat atau non-fat. Tentu saja, kesehatan dan bentuk tubuh yang bagus tidak bisa didapatkan hanya dengan mengonsumsi yoghurt, tapi juga harus didukung dengan olahraga yang rutin.

Nah, sudahkah kamu mengonsumsi yoghurt hari ini? Yoghurt apa yang biasa kamu konsumsi? Ingat, tidak semua yoghurt lezat dan berkualitas. Selalu pastikan bahwa yoghurt yang kamu konsumsi dapat memberi kamu semua manfaat dari bakteri probiotik dan juga bebas lemak. Bila kamu memilih Frozen Yogi, kamu tidak perlu khawatir, sebab yoghurt dari Frozen Yogi telah memiliki jaminan sertifikat dari USDA. Bila kamu belum mencoba Frozen Yogi, kenapa tidak coba sekarang?