Jangan sekali-kali melupakan sejarah, kata Bung Karno. Ungkapan yang sangat terkenal itu umumnya identik dengan sejarah bangsa. Namun, sejarah tidak hanya milik sebuah bangsa, negara, atau hal-hal besar lainnya. Setiap benda di sekitar kita memiliki sejarahnya masing-masing. Dengan memahami sejarah benda-benda itu, kita akan lebih bisa mensyukuri keberadaannya. Salah satunya benda yang memiliki sejarah panjang adalah yogurt yang kamu minum setiap hari itu.

Ancient Bulgarians

Ya, yogurt yang dewasa ini bisa kamu dapatkan di toko dalam keadaan terbungkus rapi dan siap konsumsi, ternyata memiliki riwayat hingga ribuan tahun lamanya! Banyak catatan sejarah yang mengatakan bahwa yoghurt pertama kali ditemukan pada masa neolitikum (sekitar 6000 SM) oleh orang-orang di Asia Tengah. Makanan yang namanya berasal dari bahasa Turki ini awalnya terjadi karena susu yang terfermentasi secara spontan oleh bakteri liar. Meski begitu, bangsa-bangsa terdahulu juga sudah mampu mengolah yogurt. Pliny the Elder, seorang filsuf, naturalis, dan komandan perang di Kekaisaran Roma pernah mencatat bahwa sebuah negeri “barbar” mampu mengentalkan susu menjadi suatu zat dengan tingkat keasaman tertentu menggunakan kantong kulit kambing.

Orang “barbar” yang dimaksud Pliny the Elder tampaknya adalah para gembala kambing di Anatolia (sekarang Turki). Suku-suku nomaden di Turki memang telah lama mengenal dan menggunakan yogurt, seperti yang tercatat dalam buku Diwan Lughat al-Turk oleh Mahmud Kashgari dan Kutadgu Bilig oleh Yusuf Has Hajib pada abad ke-11. Tidak hanya di Turki, di India yogurt juga sudah dikenal sejak zaman kuno sebagai “makanan para dewa”. Pada masa Dinasti Mughal, juru masak Kaisar Akbar sering membuat yogurt yang ditambah kayu manis dan biji mustard sebagai penyedap rasa. Selain kelezatannya, yogurt juga dikenal oleh bangsa-bangsa terdahulu berkat khasiatnya untuk kesehatan. Inilah salah satu hal yang membuat yogurt populer di Eropa. Pada suatu ketika, Raja Francis I mengalami diare yang tak mampu disembuhkan oleh dokter mana pun di Prancis. Akhirnya, Sultan Sulaiman dari Turki Utsmani mengirimkan dokter untuk membantu Raja Francis I. Dokter tersebut memberikan yogurt kepada Raja Francis I. Di luar dugaan, penyakit diare itu ternyata berhasil sembuh. Raja pun sangat gembira dan menyebarkan informasi mengenai makanan berkhasiat ini kepada semua orang.

vintage_italian_yogurt_ad_poster-r4124496f19c244e3ab37201fdf83c443_r2w_8byvr_512

Hingga tahun 1900-an, yogurt menjadi makanan pokok di sebagian wilayah Rusia, Asia Barat, Balkan, Eropa Tengah, dan India. Meski begitu, popularitas yogurt baru memuncak setelah diadakannya penelitian modern pada abad ke-20. Penelitian mengenai kandungan bakteri di dalam yogurt sudah dimulai sejak tahun 1905 oleh Stamen Grigoriv di Jenewa.
Saat meneliti yogurt Bulgaria, ia berhasil menemukan bakteri yang ia sebut sebagai Bacillus bulgarius. Dr. Ilya Ilyich Mechnikov dari Institut Pasteur di Paris tergerak oleh penelitian tersebut dan membuat hipotesis bahwa yogurt-lah yang membuat petani-petani di Bulgaria berumur panjang. Hipotesis Mechnikov ini memberi kesimpulan bahwa yogurt
sangat berkhasiat bagi kesehatan. Tak lama setelah itu, yogurt pun menjadi terkenal di seluruh Eropa.

yogurt-boiling

Popularitas saja tidak cukup. Agar yogurt dapat diproduksi massal dan menjangkau konsumen secara luas, perlu dilakukan industrialisasi. Isaac Carasso, pendiri Danone, adalah orang yang berjasa memulai industri yogurt modern di Spanyol pada tahun 1919. Pada tahun 1922, Danone mulai memproduksi yogurt secara komersial di Eropa. Sementara itu, pada tahun 1933, yogurt dengan tambahan selai buah dipatenkan oleh Radlická Mlékárna di Prague. Berkat pemasaran yang baik dan munculnya variasi bentuk yogurt, penjualan yogurt meningkat pesat di Eropa dan Amerika, bahkan di seluruh dunia.

Yogurt-ancient-history

Proses pembuatan yogurt semakin berkembang menjadi lebih canggih, begitu pula dengan variasi dan kemasannya. Untunglah, kini untuk menikmati yogurt, kamu tidak perlu lagi menggunakan kantong kulit kambing seperti yang dilakukan para gembala Anatolia atau meminum tablet yogurt seperti yang dilakukan orang Amerika pada awal abad 20. Sekarang Yogurt bisa ditemukan di seluruh dunia dengan mudah. Di Indonesia, kamu bisa mendapatkan pengalaman menikmati yogurt yang memuaskan di Bali, tepatnya di Frozen Yogi.

Referensi:

http://en.wikipedia.org/wiki/Yogurt
http://downtoearth.danone.com/2013/01/31/a-brief-history-of-yogurt/
http://science.howstuffworks.com/innovation/edible-innovations/yogurt4.htm